Saturday, April 25, 2020

Manusia dan Kegelisahan
Bab 10

Gelisah merupakan salah satu sifat alami manusia ketika sedang merasa cemas. Pernahkan anda mengalami hal tersebut? Tentu saja, karena rasa gelisah akan timbul secara sadar maupun tidak sadar. Nah, apasih yang dimaksud dengan gelisah itu?

Pengertian Kegelisahan

kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti perasaan yang mengganjal,dan merasa hati seperti tidak tentram dan kepikiran sesuatu yang penting sekali buat diri kita dan membuat diri kita tidak nyaman dan merasakan kecemasan. Kegelidahan hanya dapat diketahui dari sikap,wajah seseorang yang seperti menunjukan kekhawatiran,dan gerak geriknya contohnya adalah seperti berjalan mundar mandir sambil menundukan kepalanya dengan wajah murung dan mengepal ngepal kedua tangannya dan tentunya
malas bicara dan hanya diam saja.

Sikap kecemasan itu ada 2 yaitu : Kecemasan neoritis,dan kecemasan moril. Kecemasan neoritis adalah kecemasan yang ditakuti karna bayangannya sendiri, membuat gelisah karena merasa sesuatu yang hebatakan terjadi, dan kecemasan ini juga mengandung rasa phobia, rasa takut karena sesuatu. Kecemasan moril adalah rasa cemas yang disebabkan karena pribadi seseorang yang disebabkan karena merasa iri, dendam, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa yang kurang.


Macam-macam gangguan kecemasan

Generalized Anxiety Disorder (GAD) Orang dengan gangguan kecemasan umum (GAD) menunjukkan kecemasan atau kekhawatiran yang berlebihan hampir setiap hari selama setidaknya selama 6 bulan. Hal-hal seperti kesehatan, pekerjaan, interaksi sosial, dan keadaan kehidupan sehari-hari menjadi bahan kecemasan yang berlanjut. Ketakutan dan kecemasan dapat menimbulkan masalah serius dalam kehidupan penderitanya, seperti interaksi sosial, sekolah, dan pekerjaan yang menjadi terganggu. Gejala gangguan kecemasan umum meliputi: Merasa gelisah, lelah, atau gelisah Menjadi mudah lelah Kesulitan berkonsentrasi Mudah tersinggung Kesulitan mengendalikan perasaan khawatir Sulit tidur atau kurang tidur

Baca selengkapnya di artikel "Kenali 6 Jenis Gangguan Kecemasan dan Gejalanya", https://tirto.id/eiM3
 Generalized Anxiety Disorder (GAD)

 Orang dengan gangguan kecemasan umum (GAD) menunjukkan kecemasan atau kekhawatiran yang berlebihan hampir setiap hari selama setidaknya selama 6 bulan. Hal-hal seperti kesehatan, pekerjaan, interaksi sosial, dan keadaan kehidupan sehari-hari menjadi bahan kecemasan yang berlanjut. Ketakutan dan kecemasan dapat menimbulkan masalah serius dalam kehidupan penderitanya, seperti interaksi sosial, sekolah, dan pekerjaan yang menjadi terganggu. Gejala gangguan kecemasan umum meliputi:
  1.  Merasa gelisah, lelah, atau gelisah 
  2. Menjadi mudah lelah 
  3. Kesulitan berkonsentrasi 
  4. Mudah tersinggung
  5. Kesulitan mengendalikan perasaan khawatir 
  6. Sulit tidur atau kurang tidur
Gangguan Panik/Panic Disorder Penderita gangguan panik umumnya sering mengalami serangan panik berulang yang tidak terduga. Serangan panik adalah munculnya rasa ketakutan yang intens yang datang dengan cepat dan hanya berlangsung dalam beberapa menit secara tiba-tiba. Serangan ini dapat terjadi secara tak terduga atau dapat terjadi karena ditimbulkan oleh pemicu, seperti objek atau situasi tertentu yang ditakuti oleh penderita. Selama serangan panik muncul, penderita mungkin mengalami: Jantung berdebar sangat cepat Berkeringat Gemetaran Sensasi sesak nafas, mencekik, atau tersedak Perasaan cemas akan datangnya musibah Orang dengan gangguan panik sering khawatir tentang kapan serangan berikutnya akan terjadi dan secara aktif mencoba untuk mencegah serangan di lain waktu dengan menghindari tempat, situasi, atau perilaku yang dapat memicu serangan panik.

Baca selengkapnya di artikel "Kenali 6 Jenis Gangguan Kecemasan dan Gejalanya", https://tirto.id/eiM3
  Gangguan Panik/Panic 

  Disorder Penderita gangguan panik umumnya sering mengalami serangan panik berulang yang tidak terduga. Serangan panik adalah munculnya rasa ketakutan yang intens yang datang dengan cepat dan hanya berlangsung dalam beberapa menit secara tiba-tiba. Serangan ini dapat terjadi secara tak terduga atau dapat terjadi karena ditimbulkan oleh pemicu, seperti objek atau situasi tertentu yang ditakuti oleh penderita. Selama serangan panik muncul, penderita mungkin mengalami:
  1.  Jantung berdebar sangat cepat 
  2. Berkeringat 
  3. Gemetaran 
  4. Sensasi sesak nafas, mencekik, atau tersedak 
  5. Perasaan cemas akan datangnya musibah 
Orang dengan gangguan panik sering khawatir tentang kapan serangan berikutnya akan terjadi dan secara aktif mencoba untuk mencegah serangan di lain waktu dengan menghindari tempat, situasi, atau perilaku yang dapat memicu serangan panik.


  Gangguan Kecemasan Sosial

  Gangguan Kecemasan Sosial atau Social Anxiety Disorder menurut U.S. Department of Health & Human Services (HHS) adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan kecemasan berlebihan dan ketakutan yang berlebihan dengan situasi sosial sehari-hari. Fobia sosial dapat hanya dibatasi pada satu jenis situasi, seperti ketakutan berbicara dalam situasi formal atau informal, atau makan atau minum di depan orang lain. Bentuk ketakutan yang paling buruk adalah penderita maraca cemas dan takut kapan saja mereka ada di sekitar orang lain.

Cara Mengatasi Kegelisahan

Ada beberapa cara untuk mengatasi kegelisahan :
  •  Mencoba Berpikir Positif
 Salah satu faktor yang sering membuat gelisah adalah seringnya beripikir negatif kepada suatu hal. Belajarlah untuk berpikir positif terhadap apapun yang akan terjadi, selalu optimis dalam melakukan suatu hal. Selain untuk mengatasi kegelisahan, berpikir positif juga berdampak pada kesehatan mental dan pola pikir seseorang.
   Misalnya : Ketika anda menjadi mc di sebuah acara, jangan berpikiran bahwa penampilan anda tidak sebagus yang orang lain lakukan.
  •   Menjadi Objektif
  Jika anda merasa tidak bisa melakukan hal tertentu, cobalah bayangkan jika anda menjadi orang lain. Pikirkan apa yang akan anda katakan pada orang lain di situasi anda.
   Misalnya : jika anda gelisah saat anda akan pergi ke pesta di mana anda tidak mengenal banyak orang atau akan mengikuti wawancara kerja, pikirkan saran yang akan anda berikan pada orang lain dengan situasi yang sama. Jika anda melihat dari sudut pandang tersebut, anda akan bisa melihat bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan anda akan sukses jika anda berusaha.

  • Tidak Membandingkan Diri Sendiri
Cara tercepat untuk merasa gelisah adalah dengan membandingkan diri anda dengan orang yang anda kenal, atau bahkan dengan orang yang anda lihat di televisi. Jika anda melakukannya, anda akan menemukan cara untuk membuat diri anda merasa jelek, miskin, tidak sukses, atau hal memalukan lain hanya karena anda merasa anda tidak bisa bersaing dengan mereka. Berfokuslah pada hal yang akan membuat hidup anda lebih baik menurut standar anda, bukan menurut standar orang lain.

Apa Itu Keterasingan

Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal,sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasin gberarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalahbagian hidup manusia. Sebentar atau lama, orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan sudah tentu dengan sebabdan kadar yang berbeda satu sama lain. Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan ialah perilakunya yang tidakdapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang ada pada diri seseorang, sehingga tidak dapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.

Kesepian

Kesepian adalah pengalaman subjektif dimana seseorang merasa tidak diperhatikan, sendirian, tidak berharga, tidak dicintai dan feeling disconnected dengan lingkungan sekitar. Julianne Holt-Lunstad seorang peneliti dari Brigham Young University mengatakan bahwa merasa kesepian merupakan problem yang memerlukan perhatian cukup serius karena dapat mempengaruhi kesehatan fisik maupun mental seseorang.
Kalau kamu pernah merasa kesepian, pasti akan menganggap hidupmu mendadak jadi lebih menjemukan, kamu menjauh dari lingkungan, menolak diajak hangout dengan teman atau pacar, tidak bergairah untuk beraktivitas dan lebih rentan berpikir negatif. Faktor yang menyebabkan kesepian :
 
  •  Harga Diri yang Rendah
Bagi kamu yang menganggap diri kurang berharga cenderung merasa sangat tidak nyaman jika dihadapkan dengan situasi sosial, kan? Bagimu berhadapan dengan orang banyak dan lingkungan yang ramai merupakan situasi yang beresiko sehingga kerap kamu hindari. Orang-orang seperti ini agak kaku dan lamban dalam proses interaksi sosialnya, pasif dan kurang berani mengekspresikan diri dan pendapatnya. Biar tidak merasa kesepian, kamu perlu latihan mengekspresikan diri minimal luangkan waktu untuk berbicara di depan cermin setiap hari.
Kalau kamu bukan tipe orang yang suka ngomong banyak, cobalah untuk menjalin relasi sekaligus mengekspresikan diri melalui jejaring sosial. Misalnya dengan membuat blog lalu menuliskan kisahmu di dalamnya. Kamu bisa memanfaatkan itu untuk melatih keterampilan sosialmu dengan rajin-rajin blog walking dan saling memberi umpan balik mengenai tulisan masing-masing. Kalau sudah berani berekspresi, adakanlah diskusi dengan sesama teman penulis atau teman blogmu.

  • Mood yang Berubah ubah
Penelitian VanderWeele, Hawkley, Thisted dan Cacioppo menemukan sebanyak 229 orang dengan usia dewasa menengah mengalami kesepian dari tahun ke tahun dan kesepian yang tidak ditangani dengan tepat akan mengarah pada gangguan depresi. Jika kamu termasuk orang yang moody, waspadalah bila merasa kesepian dan atasi sesegera mungkin. Jika kesepian yang kamu rasakan terus berlanjut, tidak ada salahnya untuk konsultasi ke psikiater atau psikolog agar memperoleh penanganan yang tepat.


No comments:

Post a Comment